Prinsip – Prinsip Pengelolaan Lazismu

  1. Syariat Islam, artinya dalam menjalankan tugas dan fungsinya, harus berpedoman sesuai dengan syariat Islam, mulai dari tata cara perekrutan pegawai hingga tata cara pendistribusian dana ZISKA;
  2. Amanah dan integritasartinya harus menjadi  lembaga  yang dapat  dipercaya,  dengan memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral;
  3. Kemanfaatanartinya memberikan manfaat yang besar bagi mustahik;
  4. Keadilan artinya mampu bertindak adil, yaitu sikap memperlakukan secara  setara di dalam memenuhi hak-hak yang timbul berdasarkan perjanjian serta peraturan- perundangan yang berlaku;
  5. Kepastian hukumartinya muzaki dan mustahik harus memiliki jaminan dan kepastian hukum dalam proses pengelolaan dana ZISKA;
  6. Terintegrasi  artinya  harus dilakukan secara hierarkis  sehingga mampu meningkatkan kinerja pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZISKA;
  7. Akuntabilitas artinya pengelolaan dana ZISKA harus bisa dipertanggung jawabkan kepada dan mudah diakses oleh pemangku kepentingan;
  8. Profesionalartinya perilaku yang selalu mengedepankan sikap dan tindakan  yang  dilandasi oleh tingkat kompetensi,  kredibilitas, dan komitmen yang tinggi;
  9. Transparansi  artinya  tindakan menyampaikan informasi  secara transparan, konsisten, dan kredibel untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada pemangku  kepentingan;
  10. Sinergi artinya sikap membangun dan memastikan hubungan kerja sama internal yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan dana ZISKA untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas;
  11. Berkemajuan artinya melakukan sesuatu secara baik dan benar yang berorientasi ke depan.